SITUS BERITA INDONESIA
- CATEGORY -
EDUCATION
ENTERTAINMENT
FAMILY
GAMES
HEALTH
INTERNASIONAL
JAKARTA
KULINER
LIFESTYLE
MOTIVATION
NASIONAL
OTOMOTIF
PROPERTY
SPORT
TEKNOLOGI
TRAVEL
VIDEO
HOME >> JAKARTA 2017-09-14 18:08:03

Jakarta Belum WTP, Ini Komentar Bijak Djarot!

Djarot pun berkomentar tentang opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan penggunaan anggaran Pemprov DKI setiap tahunnya.

Jakarta Belum WTP, Ini Komentar Bijak Djarot!
Sumber Foto : wartakota.tribunnews.com

Baca Juga :
# Apakah Benar Imunisasi MR Bisa Menyebabkan Kelumpuhan?
# Usulan Anggaran Rp 1,8 Triliun Ditolak Djarot, Anggaran buat apa ini?
# Ketua KPK Kembali Dibidik Kasus Korupsi, Mengapa?

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menceritakan ulang pesan-pesan Presiden RI Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017, yang dia hadiri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Djarot setuju dengan Jokowi yang mengeluhkan sistim laporan di pemerintahan selama ini.

"Kita itu disibukkan oleh urusan membikin laporan. Bikin laporan banyak banget. Maka ditekankan bahwa pemerintah daerah akan lebih efisien apabila menggunakan media digital, gunakan sistem elektronik," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (14/9/2017).


Djarot mengatakan Pemprov DKI Jakarta sudah lebih dulu menggunakan sistim elektronik itu. Tidak hanya itu, Pemprov DKI juga sudah menerapkan transaksi non-tunai.

Djarot pun berkomentar tentang opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan penggunaan anggaran Pemprov DKI setiap tahunnya.

Djarot tidak kecewa Pemprov DKI belum mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian ( WTP) selama 4 tahun terakhir ini.

"Saya tidak apa-apa Jakarta belum sampai pada WTP karena itu bukan tujuan kami, tujuan kami adalah bagaimana pengelolaan keuangan di DKI itu efisien dan tidak dikorup," kata Djarot.

Selain itu, Djarot juga tidak kecewa jika penyerapan anggaran Pemprov DKI tidak bisa 100 persen setiap tahun.

Dia tidak ingin memaksakan penggunaan anggaran agar terserap, meski penggunaannya tidak tepat. Dia pun merasa selama ini sudah banyak program pembangunan yang tepat dan menyentuh masyarakat luas.

Menurut dia, mengeluarkan anggaran untuk program yang sudah jelas lebih baik daripada hanya sekadar menghabiskan anggaran untuk program tidak jelas.

"Banyak program mangkrak yang mana itu menghabiskan uang, tapi yah serapan anggaran menjadi bagus, apa itu yang dicari? Saya tidak ingin begitu," ujar Djarot.
 
Sumber : kompas.com




Share Link :
 

- BERITA TERKAIT -
# Usulan Anggaran Rp 1,8 Triliun Ditolak Djarot, Anggaran buat apa ini?
Djarot Saiful Hidayat menolak adanya usulan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun yang akan dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI 2017.
# Sandiaga Uno Lepas Tangan Soal Proyek DGI, Kok Bisa?
Sandiaga Uno mengaku tidak bertanggung jawab terhadap proyek yang dikerjakan PT Duta Graha Indah (DGI).
# Anggota Fraksi Gerindra ini Tak Ingin Anies-Sandi Dikerjai PNS DKI Saat Memimpin
Anggota Fraksi Gerindra ini menilai para PNS DKI berani menghapus anggaran RPTRA karena Basuki Tjahaja Purnama sudah tidak menjadi Gubernur DKI Jakarta.
# Asian Games 2018, Djarot Berharap Pembangunan Diteruskan Anies-Sandi, Mampukah?
Djarot berharap Anies-Sandi dapat melanjutkan pembangunan untuk Asian Games 2018 yang telah dia mulai.
# Sandi Minta Relawan Sampaikan Pesan ke Pendukung Ahok-Djarot, Pesan Apa?
Sandiaga meminta para relawannya untuk mendekati sejumlah warga di kawasan yang pada Pilkada DKI 2017 belum memilih dia dan pasangannya. Buat apa?
# Buni Yani Ngotot Ahok Harus Bersaksi di Persidangannya, Mau Apa?
Buni Yani menantang Ahok datang memberikan kesaksian dalam persidangan lanjutan pada Selasa (15/8/2017) mendatang. Mau apa Buni Yani sama Ahok?

Untitled
www.sarangberita.com
SITUS KUMPULAN BERITA INDONESIA
SARANG BERITA adalah media informasi tentang segala macam Berita.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan Berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright LALITANMAS @062015