SITUS BERITA INDONESIA
- CATEGORY -
EDUCATION
ENTERTAINMENT
FAMILY
GAMES
HEALTH
INTERNASIONAL
JAKARTA
KULINER
LIFESTYLE
MOTIVATION
NASIONAL
OTOMOTIF
PROPERTY
SPORT
TEKNOLOGI
TRAVEL
VIDEO
HOME >> JAKARTA 2017-08-08 19:21:18

Buni Yani Ngotot Ahok Harus Bersaksi di Persidangannya, Mau Apa?

Buni Yani menantang Ahok datang memberikan kesaksian dalam persidangan lanjutan pada Selasa (15/8/2017) mendatang. Mau apa Buni Yani sama Ahok?

Buni Yani Ngotot Ahok Harus Bersaksi di Persidangannya, Mau Apa?
Sumber Foto : merdeka.com

Baca Juga :
# Saat Ditanya Masalah Banjir Jakarta, Ini Ekspresi Sandiaga yang Kebingungan
# Terkait Kasus Penggelapan Lahan, Rekan Sandiaga Sudah Jadi Tersangka!
# Setara Institute Sebut Visi Politik Anies Adalah Rasisme, Benarkah?

Terdakwa kasus pelanggaran UU ITE Buni Yani menantang terpidana kasus pencemaran agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok datang memberikan kesaksian dalam persidangan lanjutan pada Selasa (15/8/2017) mendatang.

"Justru kita minta diwajibkan. Paksa Ahok datang oleh majelis hakim karena itu menyangkut informasi yang sudah diberikan," kata Buni Yani saat ditemui seusai sidang di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Bandung, Selasa (8/8/2017).

Buni Yani menambahkan, Ahok wajib datang agar proses persidangan berjalan dua arah dan tidak berat sebelah jika hanya membacakan BAP pemeriksaannya.


"Mestinya dia datang. Bahwa kita kepingin membuktikan apa yang ada di BAP nya ada yang salah," ujarnya.

Selain itu, ada beberapa pernyataan yang ingin disampaikan langsung oleh Buni Yani kepada Ahok.

"Ada, cuma kita tidak ingin sampaikan sekarang karena itu materi perkara. Tapi bahwa nanti ada di BAP penyidik ada yang salah di sana. Kalau cuma dibacakan, kita tidak bisa kritisi, berat sebelah," akunya.

Selain itu, dengan dihadirkan langsung sebagai saksi, Buni Yani ingin memastikan apa yang dikatakan Ahok bukan sebuah kebohongan.

"Pak Ahok, Anda bohong. Kita bisa bilang gitu kalau dia datang. Makanya harus datang minggu depan. Itu sudah perintah hakim, Ahok harus datang minggu depan," tandasnya.
 
Sumber : kompas.com




Share Link :
 

- BERITA TERKAIT -
# Terkait Kasus Penggelapan Lahan, Rekan Sandiaga Sudah Jadi Tersangka!
Andreas bersama Sandiaga dilaporkan oleh Edward Soeryadjaya melalui Fransiska Kumalawati, selaku penerima kuasa dari Edward, ke Polda Metro Jaya, beberapa bulan lalu.
# Setara Institute Sebut Visi Politik Anies Adalah Rasisme, Benarkah?
Pidato perdana Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI menimbulkan kontroversi, terutama terkait penggunaan kata pribumi.
# Anggota DPRD DKI Belum ada yang Kembalikan Mobil Dinas, Mengapa?
Kenaikan tunjangan transportasi anggota DPRD DKI telah disetujui Pemprov DKI. Namun sampai saat ini belum ada anggota DPRD DKI yang mengembalikan mobil dinas. Mengapa?
# Sandi Berencana Integrasikan Transportasi DKI, Kapan?
Sandi menyampaikan saat menjadi pembicara di diskusi Jakarta Research Public Policy (JRPP).
# Usulan Anggaran Rp 1,8 Triliun Ditolak Djarot, Anggaran buat apa ini?
Djarot Saiful Hidayat menolak adanya usulan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun yang akan dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI 2017.
# Jakarta Belum WTP, Ini Komentar Bijak Djarot!
Djarot pun berkomentar tentang opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan penggunaan anggaran Pemprov DKI setiap tahunnya.

Untitled
www.sarangberita.com
SITUS KUMPULAN BERITA INDONESIA
SARANG BERITA adalah media informasi tentang segala macam Berita.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan Berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright LALITANMAS @062015